Ketua DPRD Ingatkan, Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran

49 views

Bondowoso – Kabar baik buat petani. Pemerintah memberikan tambahan quota pupuk bersubsidi ribuan ton. Yaitu pupuk urea mendapat tambahan 5.677 ton, ZA 1.707 ton, NPK berkurang 658 ton, SP-36 90 ton, dan pupuk organik 568 ton. 

Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, mengatakan, tambahan pupuk bersubsidi ini akan membuat petani gembira. Pasalnya, sebelum ada tambahan, jatah pupuk bersubsidi di Bondowoso dikurangi 50%.

“Saya ingatkan Pemkab, awasi pendistribusian pupuk bersubsidi ini. Agar betul-betul dinikmati oleh petani. Mulai dari distributor hingga kios pupuk”, pesan Dhafir sapaan Ketua DPRD.

Politisi PKB ini menambahkan, pendistribusian pupuk hendaknya disesuaikan dengan kondisi klimatologi. Prioritaskan lahan yang bisa memproduksi 3 kali dalam setahun.

Kebutuhan terhadap pupuk bersubsidi antara lahan yang bisa tanam 3 kali setahun dengan yang hanya bisa memproduksi 2 kali setahun tidak sama. Maka jatah pupuknya harus disesuaikan dengan kebutuhan, jangan disamaratakan.

“Secara internal, saya minta Dinas Pertanian betul-betul mengawasi anak buahnya yang bermain-main dengan data. Kalau ditemukan, segera diberi sanksi berat”, pesan Dhafir.

Karena, lanjutnya, ini berkait dengan nasib petani dan ketahanan pangan. Pemerintah wajib hukumnya melindungi petani dan wajib juga menjaga ketahanan pangan.

Dikonfirmasi terkait jatah pupuk bersubsidi untuk di Kecamatan Ijen, Dhafir mengatakan, harus dialokasikan. Di Kecamatan Ijen ada usaha tani sub sektor perkebunan, hortikultura, dan peternakan. (sam)