Usulkan Empat Raperda Inisiatif DPRD

16 views

DPRD BONDOWOSO – DPRD Kabupaten Bondowoso sangat produktif menjalankan fungsi legislasinya. Hal tersebut dibuktikan dengan merencanakan membuat rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD. Empat Raperda diusulkan Badan Pembentuk Perda (Bapemperda) DPRD Bondowoso.

Raperda Inisiatif DPRD Bondowoso yang diusulkan adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial  di Kabupaten Bondowoso. Raperda tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Raperda  tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum bagi warga miskin di Bondowoso dan  Raperda tentang Pesantren. Usulan itu sudah disetujui dalam sidang paripurna DPRD Bondowoso kemarin (10/11).

H. Ahmad Dhafir, Ketua DPRD Bondowoso menjelaskan empat usulan Raperda Inisiatif  merupakan usulan Bapemperda DPRD Kabupaten Bondowoso. Usulan Raperda Inisiatif tersebut sudah mendapatkan persetujuan dalam sidang paripurna DPRD Bondowoso. “Semua anggota yang hadir sudah menyetujui usulan Raperda Insiatif DPRD Bondowoso,” kata H. Ahmad Dhafir.

Beliau,  menjelaskan,  Raperda inisiatif DPRD merupakan usulan dari Bapemperda. “Perda inisiatif DPRD berasal dari Bapemperda, prosesnya Bapemperda diusulkan dalam sidang paripurna. Setelah itu, Fraksi-fraksi DPRD akan memberikan pandangan terhadap Raperda inisiatif DPRD,” ujarnya.

Selanjutnya, raperda diserahkan ke pihak eksekutif yaitu Pemkab Bondowoso untuk dibahas bersama tim legislasi dan bersama-sama dikonsultasikan ke Biro Hukum Provinsi Jawa Timur, selanjutnya hasilnya akan ditetapkan menjadi Propemperda Kabupaten Bondowoso Tahun 2021. Proses selanjutnya sama dengan pengajuan raperda oleh eksekutif namun karena ini usulan DPRD maka DPRD yang mengajukan kepada Bupati, terangnya.

Selain pengajuan usulan Raperda Inisiatif DPRD, sidang paripurna tersebut juga menetapkan Rencana Kerja DPRD Bondowoso Tahun 2021. “Ada juga laporan hasil reses Masa Sidang I Tahun 2020-2021 dan laporan panitia khusus Covid-19 DPRD Bondowoso,” ungkap pria yang juga ketua DPC PKB Bondowoso tersebut.

“Kami juga melaporkan hasil panitia khusus Covid-19. Intinya sinergitas semua pihak dalam penanganan Covid-19 harus dioptimalkan lagi,” ujar Sinung Sudrajad, ketua pansus Covid-19.

Pansus Covid-19 secara marathon membahas penanganan pandemic Covid-19 oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bondowoso yang diketuai Bupati KH Salwa Arifin. Gugus tugas juga melibatkan banyak stakeholder. Seperti TNI, Polri dan lembaga lain yang terkait langsung maupun tidak langsung. (na)