DPRD Bangli dan Jembrana Studi Banding ke Bondowoso

28 views

DPRD BONDOWOSO – Ada dua tamu istimewa di Kantor DPRD pada Kamis (4 Januari 2021). Rombongan dari DPRD Kabupaten Bangli dan Kabupaten Jembrana. Kedua rombongan dari Provinsi Bali ini datang pada hari yang sama. Namun diterima secara bergantian.

Saat bersamaan, Pimpinan dan Anggota DPRD tengah melaksanakan rapat Sosialisasi terkait Mekanisme Pengusulan Pokok-pokok Pikiran DPRD Tahun 2022 melalui SIPD. Karenanya kedua rombongan tamu ditemui oleh Kabag Rapat dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Ahmad Yulianto, SH.

Rombongan tersebut diterima di ruang rapat gabungan. Dari DPRD Jembrana ada 11 orang terdiri dari pimpinan DPRD, Komisi II DPRD, serta pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Jembrana. Mereka melakukan konsultasi dan koordinasi terkait ‘Fungsi Pengawasan DPRD di bidang Kesejahteraan Rakyat Khususnya dalam Penanganan dampak Covid-19’.

Yulianto mengatakan, DPRD Bondowoso dalam penanganan Covid-19 sempat membuat terobosan. Pada 2020, ada Pansus Covid-19. Dengan ketua Sinung Sudrajad S.Sos yang merupakan Wakil Ketua DPRD Bondowoso. “Kami jelaskan terkait mekanisme kerja dan hasil rekomendasinya,” terangnya.

Sementara rombongan kedua, datang dari DPRD Bangli, Provinsi Bali. Rombongan yang terdiri dari 10 orang ini, konsultasi terkait dua hal. Pertama tentang Kebijakan Pembangunan dan Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah terhadap Tantangan dan kendala yang kita hadapi. Kedua tentang Isu Strategi apa yang dituangkan dalam Raperda Inisiatif DPRD dalam masa pandemi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Mengenai hal ini, Yulianto menjelaskan kepada rombongan terkait terobosan DPRD Bondowoso mendorong PAD. Dorongan tersebut tertuang dari berbagai kebijakan yang disetujui bersama antara DPRD dan Bupati Bondowoso.

Sedangkan terkait Raperda Inisiatif, DPRD Bondowoso juga telah melakukan terobosan. Pada tahun 2021, dari 17 Raperda sebanyak 4 raperda merupakan raperda inisiatif DPRD Bondowoso.(sh)