PIMPINAN DPRD

PCNU Berperan Penting Dalam Pembangunan

DPRD BONDOWOSO – H Ahmad Dhafir, Ketua DPRD Bondowoso berharap Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso lebih aktif terlibat dalam pembangunan. Di tengah pandemic COVID-19 seperti ini dibutuhkan uluran tangan semua pihak. Termasuk PCNU yang merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. PCNU dinilai berperan penting dalam pembangunan di Bondowoso. 

Dalam upaya bangkit, tumbuh dan terus maju, PCNU dinilai punya potensi besar. Salah satunya untuk mewujudkan herd immunity dalam masa Pandemi COVID-19 saat ini. Herd Immunity melalui vaksinasi menjadi salah satu ikhtiar untuk mempercepat  memutus mata rantai penularan COVID-19. Agar segera kembali dalam kehidupan semula.

Hal itu disampaikan ketua DPRD Bondowoso, H Ahmad Dhafir disela-sela pelantikan PCNU Bondowoso Periode 2021-2026. KH Abdul Qodir Syam ketua Tanfidziyah PCNU Bondowoso dan KH Junaedi Mu’thi Rois Syuriah PCNU Bondowoso dilantik di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ulum, Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (30/10).

 “Kami ucapkan selamat dan sukses kepada KH Abdul Qodir Syam, ketua Tanfidziyah PCNU Bondowoso dan KH Junaedi Mu’thi Rois Syuriah PCNU Bondowoso,” kata H Ahmad Dhafir, ketua DPRD Kabupaten Bondowoso.

Dia menjelaskan, NU sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, termasuk di Bondowoso memiliki peran besar dalam pembangunan di Kota Tape. Pasalnya, banyak pejabat, pengusaha, dan tokoh masyarakat di Bondowoso yang berlatar belakang NU. “Umat NU ada di mana-mana. Jika bersatu maka NU akan menjadi kekuatan besar, salah satunya untuk aktif dalam membangun Bondowoso,” terangnya.

Selain itu, secara organisatori NU juga punya perangkat yang cukup lengkap untuk ambil bagian secara langsung dalam  pembangunan. NU punya badan otonom Ansor, Banser,IPNU, IPPNU, Fatayat, Muslimat, Isnu, Pagar Nusa, Pergunu. “Masing-masing badan otonom bisa memberikan sumbang sih dalam pembangunan sesuai kapasitas masing-masing,” imbuhnya. (na)