PIMPINAN DPRD

Perkuat Nasionalisme Tomas, Toga dan Perangkat Desa

DPRD BONDOWOSO –  Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir aktif turun ke daerah pinggiran untuk memupuk jiwa nasionalisme dalam rangka memperkokoh kesatuan bangsa. Terbaru, Senin (22/11) Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir menjadi nara sumber dalam acara sosialisasi kebangsaaan tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda dan perangkat  desa di Desa Pecalongan Kecamatan Sukosari Kabupaten Bondowoso.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) itu,  Ketua H Ahmad Dhafir didampingi Anggota Komisi I DPRD Bondowoso Us’ari. Keduanya didampingi Kepala Bakesbangpol Amir dan pejabt structural diwilayah tersebut. “Wawasan kabangsaan tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda dan perangkat desa harus terus dipupuk untuk meningkatkan jiwa nasionalisme agar persatuan dan kesatuan tambah kuat,” kata ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir.

Dia menjelaskan, di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, pemerintah harus lebih aktif lagi dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaaan. Sebab, sata erad digital saat ini, dunia tidak lgi ada batas. “Semua informasi bebas keluar masuk lewat media digital, makanya tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda dan perangkat desa harus diperkuat wawasan kebangsaannya,” imbuhnya.

Dia menjelaskan Wawasan kebangsaan merupakan jiwa, cita-cita, atau falsafah hidup yang tidak lahir dengan sendirinya. Paham kebangsaan Indonesia tidak menempatkan bangsa Indonesia di atas bangsa lain Tetapi menghargai harkat dan martabat kemanusiaan serta hak dan kewajiban manusia.

Bersatu untuk menuju kepada satu keadaan persatuan, tidak tercerai-berai, dan akur dalam berbagai keadaan. Persatuan di sini diwujudkan karena satu kepentingan bersama, yaitu menjaga keutuhan dan keeratan bangsa. Wawasan adalah hasil mewawas, tinjauan, dan pandangan atau konsepsi cara pandang bangsa Indonesia.

Wawasan kebangsaan itu identik dengan wawasan Nusantara dalam arti sebagai cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional. Meliputi perwujudan kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan. Kebangsaan dari kata bangsa yang berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, sejarah, serta pemerintahannya sendiri. Kata kebangsaan itu mengandung ciri-ciri golongan suatu bangsa atau dapat juga berarti kesadaran diri sebagai satu warga dari suatu negara. Konsep wawasan kebangsaan itu jelas sekali menunjukkan konsep sebagai cara pandang yang dilandasi kesadaran diri, sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (na)