RAPAT

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022

BONDOWOSO, DPRD Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota  Penjelasan Bupati terhadap  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  Pertanggungjawaban Pelaksanaan  APBD Tahun Anggaran 2022 Senin (19/6).

“Dalam kesempatan ini, kami atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bondowoso, mengucapkan   selamat atas diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 9 (sembilan) kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan, terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bondowoso Tahun Anggaran 2022,” kata ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir yang dalam kesempatan tersebut secara langsung memimpin Rapat Paripurna.

H Ahmad Dhafir berharap, prestasi tersebut tetap bisa dipertahankan. “Semoga dapat dipertahankan untuk  tahun-tahun mendatang, dan sebagai motivasi bagi perangkat daerah untuk bekerja secara profesional guna memberikan layanan dan manfaat lebih baik kepada masyarakat Bondowoso,” ungkap beliau.

Setelah Ketua DPRD membuka Rapat Paripurna, Bupati Bondowoso menyampaikan Nota  Penjelasan Bupati terhadap  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  Pertanggungjawaban Pelaksanaan  APBD Tahun Anggaran 2022. Bupati Bondowoso menginformasikan  Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bondowoso Tahun 2022 telah diterima secara langsung Ketua DPRD di kantor BPK-RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur  pada tanggal 25 Mei 2023. “Syukur Alhamdulillah, laporan keuangan kita mendapatkan opini tertinggi yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata Bupati KH Salwa Arifin. 

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, baik jajaran eksekutif maupun legislatif yang telah bekerja secara profesional dalam pengelolaan keuangan daerah sehingga kita dapat mempertahankan opini WTP untuk yang kesembilan kalinya secara berturut-turut dari toal 11 Opini BPK RI yang dterima Pemkab Bondowoso dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur” ungkapnya.

 Bupati berharap hal ini tidak menjadikan kita berpuas diri melainkan semakin meningkatkan motivasi kerja untuk mengelola keuangan daerah secara tertib dan akuntabel. “Saya yakin dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas maka capaian yang membanggakan ini, insya Allah, tahun depan dapat kita pertahankan,” ujarnya.

 Selanjutnya Bupati Bondowoso menyampaikan gambaran umum Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bondowoso Tahun Anggaran 2022. “Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp 1.908.478.394.409, 06 atau 100,20% dari target sebesar Rp.1.904.753.604.911” ujarnya.

Dari hasil perhitungan realisasi pendapatan sebesar Rp 1.908.478.394.409,06 dikurangi realisasi belanja dan transfer sebesar Rp.1.900.909.432.084,66 didapat surplus  Rp 7.568.962.324.  Penerimaan Pembiayaan terealisasi Rp 227.726.349.216,93. Pengeluaran Pembiayaan terealisasi  Rp 15.000.000.000. Pembiayaan Netto terealisasi Rp 212.726.349.216. “Hasil perhitungan Pembiayaan Netto  Rp 212.726.349.216,93 ditambah  jumlah surplus  Rp 7.568.962.324,40 diperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA)  Rp 220.295.311.541,33 yang dapat ditetapkan menjadi SILPA Tahun Anggaran 2022,”Selanjutnya SILPA tersebut dapat dianggarkan sebagai Penerimaan Pembiayaan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023,” imbuhnya. Setelah itu, Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso menegaskan akan segera meindaklanjuti  Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 tersebut. DPRD Kabupaten segera  membahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 ditingkat fraksi maupun kelengkapan DPRD lain sesuai dengan peraturan yang berlaku. (ika)