PIMPINAN DPRD

Ketua DPRD Haji Ahmad Dhafir :  Mari Bersihkan Hati dan Luruskan Niat Melayani  Masyarakat untuk Ibadah

DPRD BONDOWOSO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso, H Ahmad Dhafir mengajak umat islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Khususnya disaat ekonomi global yang tidak menentu yang berimbas langsung ke Indonesia, termasuk ke Kabupaten Bondowoso. Salah satunya naiknya harga beras yang memberatkan masyarakat kecil.

Untuk itu, Ketua  DPRD Kabupaten Bondowoso,  meminta masyarakat untuk bersihkan hati dan luruskan niat untuk melayani masyarakat. Beliau menyebutkan bahwa ibadah adalah kewajiban setiap warga negara, dan waktu puasa Ramadan ini merupakan waktu yang sesuai untuk mencapai tujuan tersebut. “Mari bersihkan hati dan luruskan niat  ibadah untuk melayani masyarakat,” Ujarnya.

H. Ahmad Dhafir menyebutkan  puasa Ramadan ini merupakan momentum yang sesuai untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Kami harus bersedia untuk melayani, ibadah dengan sepenuh hati dan sepenuh waktu,” katanya. Dhafir juga menyebutkan bahwa ibadah adalah kewajiban setiap ummat, dan waktu puasa Ramadan ini merupakan waktu yang sesuai untuk mencapai tujuan tersebut.

Dia menyebutkan bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan rakhmat serta kasih sayang dari Allah SWT.  Diwajibkan kepada seluruh orang Islam yang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan dengan tujuan agar menjadi orang-orang yang bertakwa, seperti dinyatakan pada QS Al-Baqarah 183.

Bagi wakil rakyat dan  pegawai di lingkungan pemerintah daerah, menjalankan ibadah puasa memiliki banyak keutamaan baik untuk diri sendiri maupun hubungan sesama manusia serta hubungan dengan Allah SWT.  Hikmah menjalankan ibadah puasa berkaitan erat dengan amalan puasa yang dijalani. Tidak terbatas hanya dengan menahan lapar dan dahaga saja. Namun berkaitan pula dengan menjalankan amalan ibadah puasa Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, i’tikaf, membaca Al-Qur’an, shalat tarawih, menghindarkan diri dari perbuatan yang haram, serta kegiatan lain dalam kehidupan ini. Selain itu bulan yang penuh berkah ini hendaknya menjadi ajang intropeksi dan perbaiki iman, moral dan hati, sehingga dapat bekerja lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat. Ada banyak  hikmah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Antara lain melatih diri untuk tetap bersyukur kepada Allah SWT, melatih disiplin terhadap waktu dan memberikan keseimbangan dalam kehidupan juga mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian kepada sesama.  Mengetahui  ibadah puasa memiliki tujuan. “Tujuan puasa Ramadhan adalah melatih diri kita agar dapat menghindari dosa-dosa di hari yang lain di luar bulan Ramadhan, dan meraih derajat taqwa” ujarnya. Kemudian mengetahui bahwa tiap kegiatan mulia merupakan ibadah.  Meningkatkan kehati-hatian dalam melaksanakan perbuatan.  Melatih diri menjadi lebih tabah dan sabar. Dan melatih hidup lebih sederhana. (na)